Kehidupan dalam Keranda

Februari 14, 2007

keranda

Ribuan burung gagak menyalak menutup awan

Tandai kehidupan telah menjadi keranda

Mayat-mayat hidup bergentayangan

Mencari mangsa dan menjadi mangsa

 

Modernitas adalah liat lahatnya

Sains dan teknologi adalah kerandanya

Di tengah belantara onak ‘kebudayaan massa ‘

Sejak paruh kedua milennium sejarah manusia

 

Ketika ia mulai menfirman sucikan matematika

Menongkatkan panca indera

Merambukan garis, rumus, dan angka-angka

Menggeleparkan ruhnya ke dalam botol-botol kaca

Kemudian menuhankan onggokan tubuhnya

Kemudian mendrakulakan Tuhan-nya

 

Maka sekaratlah ia

Maka matilah ia

Maka bangkailah ia

 

Terkoyak gelegar teori evolusi

Tercincang gemuruh industri

 

Hai…….!

Mengapa tak kau tutup hidungmu

Mengapa tak kau semburkan ludahmu

Sudah bangkaihkah kamu

Bukankah ada bau busuk mengganggu;

 

Materialisme

Kolonialisme

Kapitalisme

Globalisme

Hedonisme

Konsumerisme

Dan…….

Aduhaisme?

 

Ribuan burung gagak menyalak

Tandai alam raya telah jadi cermin retak

 

Sukma terlihat nafsu belaka

Akal terlihat rongsokan tanpa makna

 

Banyak-sedikit, besar-kecil, untung-rugi

Dirajut sebagai norma insani

 

Benar-salah, indah-jelek, baik-keji

Digembok dalam peti mati

 

Maka persaingan adalah niscaya

 

Yang lemah dikalahkan yang perkasa

Yang kurcaci diinjak yang raksasa

Yang kelinci diisap yang drakula

Dalam keranda….

HIDUP MANUSIA !!!!