Ribuan burung gagak menyalak menutup awan
Tandai kehidupan telah menjadi keranda
Mayat-mayat hidup bergentayangan
Mencari mangsa dan menjadi mangsa
Modernitas adalah liat lahatnya
Sains dan teknologi adalah kerandanya
Di tengah belantara onak ‘kebudayaan massa ‘
Sejak paruh kedua milennium sejarah manusia
Ketika ia mulai menfirman sucikan matematika
Menongkatkan panca indera
Merambukan garis, rumus, dan angka-angka
Menggeleparkan ruhnya ke dalam botol-botol kaca
Kemudian menuhankan onggokan tubuhnya
Kemudian mendrakulakan Tuhan-nya
Maka sekaratlah ia
Maka matilah ia
Maka bangkailah ia
Terkoyak gelegar teori evolusi
Tercincang gemuruh industri
Hai…….!
Mengapa tak kau tutup hidungmu
Mengapa tak kau semburkan ludahmu
Sudah bangkaihkah kamu
Bukankah ada bau busuk mengganggu;
Materialisme
Kolonialisme
Kapitalisme
Globalisme
Hedonisme
Konsumerisme
Dan…….
Aduhaisme?
Ribuan burung gagak menyalak
Tandai alam raya telah jadi cermin retak
Sukma terlihat nafsu belaka
Akal terlihat rongsokan tanpa makna
Banyak-sedikit, besar-kecil, untung-rugi
Dirajut sebagai norma insani
Benar-salah, indah-jelek, baik-keji
Digembok dalam peti mati
Maka persaingan adalah niscaya
Yang lemah dikalahkan yang perkasa
Yang kurcaci diinjak yang raksasa
Yang kelinci diisap yang drakula
Dalam keranda….
HIDUP MANUSIA !!!!
Ditulis oleh aktual 